[FOOD DIARY] Gerobak Betawi, Green Ville, Jakarta Barat

Kembali lagi di Food Diary kami. Bagi yang doyan masakan khas Betawi, tempat ini bisa menjadi pilihan kalian untuk bersantap.



Kami diajak oleh seorang kenalan yang membawa kita untuk menyantap ditempat ini. Biasanya tempat ini dinamakan Gerobak Betawi Taman Ratu karena berada dekat dengan Jalan Taman Ratu yang berada di wilayah Green Ville ini. Karena daerah Green Ville merupakan daerah kuliner yang ramai dan tempat ini sudah dibanjiri oleh kendaraan yang parkir, maka mencari parkir disini bisa dibilang agak susah. Berdasarkan info yang ada, Gerobak Betawi juga buka didaerah Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Sunter, Jakarta Utara.


Tempatnya sendiri tidaklah besar, sehingga ketika ramai terasa sedikit sesak dan agak sulit untuk bergerak. Beruntung mereka masih menyediakan tempat makan di lantai 2 dan area outdoor sehingga paling tidak mampu menampung beberapa pelanggan yang ingin menyantap ditempat ini. Penggunaan interior berbahan dasar kayu dan pengunaan desain minimalis begitu menguatkan kesan tradisional dan sederhananya tempat ini. Di setiap meja disediakan nasi kucing yang menjadi menu khas karena kepedasannya dan tergantung keinginan kalian apakah kalian ingin memakannya atau tidak.


Nasi Jeruk Gerobak merupakan menu terbaru dan rekomendasi dari tempat ini dimana nasi ini berisi nasi jeruk, lauk, kulit goreng ayam, sambal matah, lalapan, dan keripik belinjo. Biasanya kalian memilih lauknya antara ayam atau cumi dan dibandrol dengan harga Rp 34.091,- (belum termasuk pajak), atau tambah Rp 6.818,- untuk mendapatkan kedua lauknya. Kalau tidak doyan dengan cumi, lauknya bisa diganti dengan lumpia goreng. Nasi yang dibentuk seperti tumpeng kecil ini begitu harum dan gurih, ayam bakarnya begitu manis, lumpia gorengnya dan kulit ayamnya pun begitu renyah walaupun kulit ayamnya agak asin.

Nasi Jeruk Gerobak
Mie goreng tek-tek pada dasarnya sama seperti mi goreng Jawa, jadi sudah pasti rasanya tidak perlu diragukan lagi. Walaupun mi gorengnya sedikit basah namun tetap bisa memanjakan lidah kalian.

Mie goreng tek-tek (Rp 31.818,-)
Ada menu sampingan seperti sate usus dan bakwan jagung yang bisa kalian pesan untuk melengkapi hidangan kalian di meja. Harga yang dihitung berdasarkan per pcs-nya, bukan per porsi, jadi jangan terkecoh dengan harganya yang murah ya.

Sate usus (Rp 4.545,- per pcs) dan bakwan jagung (Rp 5.455,- per pcs)
Sebagai pencuci mulut kami memilih kue rangi yang merupakan jajanan khas Betawi dimana daging kelapa yang dicampur dengan tepung sagu kemudian dipanggang dan setelah matang, diberikan saus gula merah dan potongan buah nanas agar harumnya semakin wangi. Rasakan perpaduan antara gurihnya kue dengan manisnya gula merah yang begitu pas berpadu.

Kue rangi (Rp 15.000,-)
Demikian food diary dari kami dan nantikan terus food diary kami berikutnya. Sampai bertemu kembali.

Alamat:

Post a Comment

2 Comments

  1. Haduh malam-malam begini liat makan jadi laper. Hehehe.. apalagi kualitas gambarnya sangat bagus. Mengundang selera banget. Pake hape apa kamera nih min motoinnya?
    Baru ketemu blogger yang hobinya wiskul di komunitas penulis, rasanya membaca review ini bikin fresh. Tulisannya enak dibaca, fotonya bagus. Nice job dan terima kasih min infonya. Ntar ane cobain kalau jalan deket-deket situ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih kamera hp saja, dengan sedikit editan yang tidak berlebihan XD
      Terima kasih kembali, saya juga masih berusaha menjadi penulis yang lebih baik lagi karena baru saja merintis blog ini. Semoga blog ini bisa lebih bermanfaat kedepannya..

      Delete